Flora dan Fauna (Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Sebagai Sumberdaya Alam)

Pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai sumberdaya alam.

  1. Keanekaragaman hayati sebagai sumber pangan

Beras merupakan sumber makanan utama di Indonesia. Meskipun di beberapa daerah ada yang menjadikan ubi dan jagung sebagai bahan pokok makanan. Karena terbiasa dengan menjadikan beras sebagai bahan pokok  masyarakat indonesia menjadi ketergantungan dengan beras. Sebab itulah, ada pepatah kuno kalau belum makan nasi dianggap belum makan. Seharusnya, kwtergantungan dengan beras tidak akan terjadi jika masyarakat indonesia mau untuk membudidayakan keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia sebagai sumber daya alam. Sebenarnya, di Indonesia terdapat sebanyak  400 jenis tanaman penghasil buah, 370 jenis tanaman penghasil sayuran, 70 jenis tanaman berumbi, 60 jenis tanaman penyegar dan 55 jenis tanaman rempah rempah.

Indonesia juga terdiri dari pulau-pula yang dibubungkan dengan lautan. Di dalam lautan terdapat banyak bahan makanan yang dapat diolah sebagai teman nasi. Hampir disetiap daerah memiliki khas ikan-ikan yang berbeda dari satu tempat dengan tempat yang lain. Selain itu, ada juga beberapa jenis tanaman seperti suji, secang, kunir, gula aren, merang padi, pandan banyak digunakan sebagai zat pewarna makanan. Bukankah lebih baik menggunakan pewarna makanan dari alam daripada dengan bahan kimia, bukan?

  1. Keanekaragaman hayati sebagai sandang papan

Indoseia juga negara yang kaya akan pertania. Sebab itulah indonesia disebut sebagi negara agraris. Banyak tumbuh-tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber sandang pangan. Misalnya, Kapas, rami, yute, kenaf, abaca, dan acave serta ulat sutera potensial sebagai bahan sandang. Tanaman ini tersebar di seluruh Indonesia, terutama di Jawa dan Kalimantan dan Sulawesi.

Meskipun Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati. Sayangnya, masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai pengrajin batik menggunakan tidak kurang dari 20 jenis tanaman untuk perawatan batik tulis termasuk buah lerak yang berfungsi sebagai sabun. Selain itu, Masyarakat suku Dani di Lembah Baliem Irian Jaya menggunakan 6 macam tumbuhan sebagai bahan sandang.

Pemanfaat sumber papan di Indonesia juga masih sangat minim. padahal terdapat banyak jenis kayu yang dapat dimancaatkan menjadi sumber bahan papan. Salah satunya pohon kelapa. Pohon kelapa merupakan pohon seribu manfaat, karena keseluruhan pohon kelapa dapat dimanfaat. Dan tentunya, pohon kelapa di Indonesia masih sangat beelimpah dan belum dimanfaat secara maksimal.

  1. Keanekaragaman hayati sebagi sumber obat dan kosmetik

Indonesia memiliki 940 jenis tanaman obat, tetapi hanya 120 jenis yang masuk dalam Materia medika Indonesia. maka tidaklah heran jika dalam zaman dahulu banyak negara lain gang ingin menjajah Indonesia yang kaya akan rempah-rempah. Seperi halnya keanekaragaman ikan, perihal tumbuhan untuk obaf obatan juga bervariasi di tiap-tiap daerah. Misalnya, Masyarakat Alor dan Pantar mempunyai 45 jenis ramuan obat untuk kesehatan ternak sebagai contoh kulit kayu nangka yang dicampur dengan air laut dapat dipakai untuk obat diare pada kambing. Di Jawa Timur dan Madura dikenal 57 macam jamu tradisional untuk ternak yang menggunakan 44 jenis tumbuhan.

Kesimpulannya,  masih banyak keaneka ragaman hayati di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Baik dalam hal pangan, sandangan, papan, maupun obat-obatan. Sebab itulah, mari kita sebagai penerus bangsa mulailah untuk memanfaatkan keaneka ragaman.

About the Author: materi ilmu