Perdagangan Antar Pulau dan Islam

Indonesia merupakan negara kepulauan. Maka tak jarang penduduk Indonesia mayoritass seorang nelayan. Sebab itulah, tak jarang pula nelayan yang berlalu lalang di tepi laut. Kapal pedagang yang berlayar ke selatan menggunakan musim utara dalam Januari atau Februari dan kembali lagi pulang jika angin bertiup dari selatan dalam Juni, Juli, atau Agustus. Angin musim barat daya di Samudra Hindia adalah antara April sampai Agustus, cara yang paling diandalkan untuk berlayar ke timur.

Berdasarkan hasil temuan yang berbentuk prasasti, bukti bahwa nenek moyang bangsa Indonesia seorang pelaut sudah sejak jaman pertama masehi. Pada masa kejayaan kerajaan Sriwijaya di area Asia, Cina. dan India.

Pada masa itu terbukti dengan adanya perdagangan. Perdagannya telah berlangsung hingga abad ke 16. Sedangkan kapL-kapal perdagangan dari negeei Arab sudaH masuk Indonesia pada abad ke-7.

Selanjutnya, berdasarkan sumber literatur dari China, yakni Cheng Ho menjelaskan bahwa terdapat kerajaan yang bercorak Islam atau kesultanan, antara lain, Samudra Pasai dan Malaka yang tumbuh dan berkembang sejak abad ke-13 sampai abad ke-15, sedangkan Ma Huan juga memberitakan adanya komunitaskomunitas Muslim di pesisir utara Jawa bagian timur. Berita Tome Pires dalam Suma Oriental.

Seiring perkembangan zaman, tedapat hubungan yang mulai tumbuh, . hubungan tersebut antara pelayaran dan perdagangan antara Nusantara dengan Arab telah meningkat menjadi hubungan langsung dan dalam intensitas tinggi. Dengan demikian aktivitas perdagangan dan pelayaran di Samudra Hindia semakin ramai dan beekembang dari waktu ke waktu.

Selain itu, untuk daerah wilayah Timur Indonesia, lebih difokuskan perdagangan cengkeh dan pala. Selanjutnya, meskipun mayoritas pedagang di sini beragama Islam, adapula yang beragama Katolik. Meskioun adany perbedaan paham keyakinan, jalin kerjasama perdagangan tetaplah kompak.

Di beberapa daerah pelabuhan, nilai tukar yang digunakan adalah uang. Meskipun ada pula beberapa wilayah yang masih memertahankan siatem barter. Jenis nilai tukar mata uang yang berlaku pada masa perdagangan tersebut tidak terikat oleh satu mata uang saja, melainkan bermacam-macam jenis uang.

Berlangganan ke Blog MateriIlmu.com via Email

Masukkan alamat Email Anda untuk berlangganan artikel terbaru mata pelajaran sekolah blog MateriIlmu dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui Email.

Bergabung dengan 215 pelanggan lain

About the Author: Zacky