Teks Laporan Hasil Observasi (Pengertian, Struktur, dan Ciri Kebahasaan)

Pengertian Teks laporan hasil observasi

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang beeisi penjabaran umum yang mengenai sesuatu yang disusun yang didasarkan dari hasil pengamatan. Teks laporan hasil observasi juga menjabarkan tentang fenomena dari hasil pengamatan yang dijabarkan lewat tulisan dengan menggunakan kalimat pernyataan secara jelas dan rinci yang didasari fakta fakta riil yang nyata. Hal yang wajib diketahui dalam menulis laporan hasil observasi harus mengerti tentang 5W+1H. Lantas apa itu 5W+1H? Berikut penjabarannya:
1. What (apa)
2. Who (siapa)
3. When (kapan)
4. Where (dimana)
5. Why (mengapa)
6. How (Bagaimana)

Struktur teks laporan hasil observasi

  1. Pendahuluan
    Pendahuluan merupakan bagian dari teks laporan hasil obesrvasi berisikan tentang penjelasan umum atau klarifikasi atau definisi umum umum saja. Hanya beraifat gambaran. Biasanya juga disebut sebagai latar belakang.
  2. Isi
    Di dalam isi teks laporan hasil observasi terdapat tiga struktur utama yaitu: Definisi umum, definisi bagian dan, definisi manfaat. Definisi-definisi tersebut berisi tentang hal hal atau fakta fakta berdasarkan pengamatan atau riset.
  3. Penutup
    Di bagian penutup terdapat kesimpulan. Pada bagian ini, penulis dituntut untuk merangkum keseluruhan isi laporan dengan beberapa kalimat saja namun sudah mewakili keseluruhan dari pengamatan.

Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi

  1. Mengandung fakta nyata berdasarkan hasil pengamatan, sehingga penyampaian tulisan harus bersifat objektif.
  2. Ditulis dengan runtut, sempurna, dan lengkap.
  3. Karena berdasarkan fakta, maka tidak memasukkan unsur-unsur yang menyimpang, mengandung prasangka atau pemihakan
  4. Disajikan secara menarik, penyampaiannya lugas, tatas bahasa jelas, isinya berbobot, dan susunan logis.
  5. Teks laporan sering dimulai dg kalimat definisi tentang penggolongan atau klasifikasi. seperti contoh: (a) Mama Mamalia adalah binatang yang menyusui. atau (b) “singa besar” itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau salah binatang jenis karnivora.
  6. Menggunakan kalimat simpleks dan kompleks. Adanya kalimat simpleks, yaitu kalimat yang hanya terdiri dari satu struktur dengan satu verba utama. Sedangkan kalimat kompleks, yaitu kalimat yang terdiri dari dua struktur atau lebih dengan dua atau lebih verta utama.

Berlangganan ke Blog MateriIlmu.com via Email

Masukkan alamat Email Anda untuk berlangganan artikel terbaru mata pelajaran sekolah blog MateriIlmu dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui Email.

Bergabung dengan 215 pelanggan lain

About the Author: materi ilmu