Teori Pembentukan Bumi

Teori pembentukan bumi – Planet bumi merupakan planet ketiga di tatasurya. Planet bumi juga menjadi satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh manusia. Tidak diketahui secara pasti kapan terbentuknya bumi dan bagaimana bumi dapat terbentuk. Diperkirakan Bumi terbentuk sekitar 4, 54 miliar tahun yang lalu dan kehidupan baru muncul di permukaan pada miliar tahun pertama. Sedangkan pada 250 juta tahun yang lalu, sebagian dari kerak benua di Bumi merupakan satu massa daratan yang dikenal dengan Pangea . Kemudian 200 juta tahun yang lalu Pangea terpecah menjadi dua benua , yaitu Benua Laurasia dan Benua Gondwana.

Selain itu, ada pula beberapa teori yang menjelaskan terbentuknya bumi, diantaranya teori nebula, planetesial, pasang surut gas, bintang kembar, dan Big bang. Untuk rinciannya perhatikan penjelasan di bawah ini.

5 Teori Pembentukan Bumi

  1. Teori Nebula (Kabut)

Pertama kali, teori nebula dicetuskan oleh Immanuel Kant (1755) dan Piere De Laplace (1796 ), sebab itulah teori ini sering disebut juga dengan teori kabut Kant- Laplace. Teori ini menjelaskan bahwa bumi terbentuk dari gas. Awalnya, gas-gas itu sudah tersedia sendirinya di belahaj dunia, kemudian gas gas itu berkumpul membentuk kabut. Gas-gas tersebut memiliki gaya tarik menarik antar sesama gas. Sehingga, gas-gas itu membentuk menjadi kumpulan kabut (nebula). Kumpulan kabut tersebut menjadi planet planet disuruh tata surya. Termasuk terbentuk planet bumi itu sendiri.

  1. Teori Planetesimal

Teori planetesimal dicetuskan oleh Forest Ray Moulton, seorang ahli astronomi asal Amerika bersama rekannya Thomas C . Chamberlain , seorang ahli geologi, sekitar pada abad ke- 20an. Teori menjelaskan bahwa planet bumi terbentuk dari gas-gas yang teelempar dari tepian matahari yang mengalami pendinginan dan penyusutan sehingga memadat dan terbentuk planet-planet.

  1. Teori Pasang Surut Gas (Tidal)

Teoei ini dicetuskan oleh James Jeans dan Harold Jeffereys pada tahun 1918. Teori ini menjelaskan bahwa awal mula matahari masih berbentuk gas. Suatu ketika, terdapat sebuah bintang yang sangat besar mendekati matahari  dalam jarak yang cukup dekat. Sehingga, terjadi pasang surut gas di matahari. Karena terjadinya pasang surut di matahari, terjadilah proses terbentuknga gumpalan-gumpalan gas yang membeku, sehingga terjadi terbentuklah planet planet di tata surya, termasuk planet bumi.

4.Teori bintang kembar

Teori bintang kembar dicetuskan oleh  R . A . Lytteton seorang ahli astronomi. Dalam teori ini menjelaskan bahwa asal muasal dunia berasal dari bintang kembar. Suatu ketika, salah satu dari bintang teesebut meledak sehingga terlemparnya material partikel partikel dan mengelilingi bintang yang tidak meledak. Dengan kata lain, bintang yang meledak menjadi planet-planet termasuk bumi, sedangkan yang tidak meledak menjadi matahari sebagai pusat tatasurya.

  1. Teori Big Bang

Teori big bang merupakan teori yang paling banyak disepakati oleh ilmuan ilmuan lain. Teori big bang berawal sekitar 4,6 milyar tahun lalu, di mana pada masa itu terdapat gumpalan kabut gang berputar pada prosesnya. Ketika terjadi perputaran partikel partikel kecil terlempar ke luar sedangkan bagian terbesar berkumpul membentuk semacam cakram. Pada putaran cakram tersebut suafu ketika teejadi ledakan yang sangat besar hingga terbentuknya galaksi dan nebula nebula. Galaksi tersebut menjadi galaksi bimasakti, galaksi teesebut meme ah menjadi tatasurya dan planet planet